
Kemaren abis nonton Red Cliff 2. Film yg sangat menarik. Bagus sekali. Dan membuat saya jadi sedikit bertanya-tanya, saya itu keturunan yg mana yah? Sebagai Indonesian-Chinese yg cuma tau kalo saya keturunan Hokkien, kayanya almost impossible buat cari tau saya itu keturunannya si Caocao atau cucunya si ganteng takeshi kaneshiro (nama dia di film itu siapa ya? Lupa...)
Satu hal yg sangat menarik, dan membuat saya berpikir panjang, adalah ternyata perang bener2 sesuatu yang kejam. Kejam banget. Banyak bgt yang harus mengorbankan nyawanya, dan merelakan mereka yang disayangi untuk pergi berperang. Ada satu adegan, dimana jendralnya tanya, "Kalian udah tulis surat buat orang rumah belom?". Terus mereka keluarin surat masing2, dan ramai2 mereka buang suratnya. Kayanya, hasil intrepetasi pribadi, itu tandanya mereka mau bilang, "Kita ga butuh surat ini, karena kita pasti menang, pulang, dan bisa ketemu keluarga".
Mengingatkan saya akan perang yg lagi berlangsung di jalur Gaza antara Israel dan Palestina. Kenapa sih, kita semua ga bisa bahagia dengan apa yg kita punya sekarang. Hidup penuh syukur di lahan yg kita punya, lahan yg jadi hak kita, dan ga usah berusaha merebut dan berusaha menambah punya masing2. I know, Israel & Palestina sama2 merasa Gaza adalah punya mereka. Kenapa mereka ga bisa puas dengan daerah mereka, dan dengan berbesar hati dua negara itu sumbangin jalur Gaza untuk kepentingan dunia? Banyak hal yg lebih penting untuk dipikirin sekarang ini. Global Warming misalnya?
No comments:
Post a Comment
Terima kasih atas komentarnya :)