Cina : Kalau begitu bagaimana kalau Kau pindah saja ke Agamaku?”
Anissa : “Kamu yakin masih mau menerimaku saat itu”
Cina terdiam....
Anissa : “Tuhanku saja aku khianati, apalagi kamu?”
Candela langsung deh panggil² Narciis di Skype. "Is is is, gileee.... dalem is, daleeeemm...".
Yak, lagi² tentang pacaran beda agama. Yah gimana yah... kan gw emang terlibat dalam permainan si Cupid, anak kecil yg suka maen panah sana sini tanpa pandang bulu. Walaupun gw dan pacar ga pernah ada masalah tentang hal ini, bahkan kami berdua udah sepakat, kalo satu hari ntar kami married, kami bakalan pemberkatan di kepercayaan si pacar gw yg mirip Russel itu, hihihi^^. Tapi still yah... why oh why... kami berbeda agama?? Jadi impian masa kecil gw buat married di gereja gw, pupus sudah deh ah!!
Anyway, buat kalian² yg lagi pacaran dengan pangeran beda agama, ini tips dari gw:
- Renungin pangan orang tua loe dan pasangan loe, terhadap hubungan kalian. Kalo orang tua loe termasuk orang yang terbuka dengan perkawinan beda agama, maka loe bisa bernafas dengan lega.
- Bisakah loe berempati terhadap pasangan loe yang sedang sama dag-dig-dug-nya dengan elo?? Disaat-saat kaya inilah elo berdua harus jadi sebuat tim yang sama-sama mengatur taktik dan mengambil segala keputusan bersama.
- Renungin juga, apakah ada masalah laen selain isu agama ini??
Kalo akhirnya elo berdua memilih untuk bertahan (seperti Candela dan Russel-nya), bersiap²lah untuk menguras banyak energi buat membuat hubungan kalian berhasil. Kalo menurut gw, cinta itu boleh lah diperjuangin.... Tsaaaahh.... Lagian emang susah koq menghilangkan cinta pada kekasih yang *sayangnya* berbeda keyakinan. Dan kalau kalian memilih untuk bubar dan kembali ke ideologi agama dan keluarga, pastikan kalian bubar dengan baik² dan dewasa. Ditekankan, kalian bukan lagi hidup di negri dongeng yang semuanya berakhir happy ending, apapun keputusannya. Inget.
ouww.. jadi ini topik skype hari ini?? untung saya tidak bergabungg.. agak berat ya boww.. hahahaha... hopefully i can meet you all tmrrw.. huhuhu..
ReplyDelete